JUDUL BLOG




Sabtu, 08 Juni 2013

PLAT KENDERAAN BERMOTOR WILAYAH INDONESIA

KODE NOMER KENDARAAN BERMOTOR ATAU 
NOMOR POLISI UNTUK KENDARAAN DI WILAYAH INDONESIA


Pelat/ Plat kendaraan adalah kombinasi huruf dan angka yang tertera pada bagian depan dan belakang kendaraan bermotor. 

Nomor plat mobil dan motor biasanya diawali dengan huruf kemudian diikuti dengan angka dan pada bagian belakang kode plat berupa huruf lagi. Ketiganya bagian dari tanda plat motor dan mobil ini mempunyai fungsi masing-masing. 

Namun yang paling umum dari nomor plat atau lebih tepatnya disebut sebagai kode plat ini adalah bagian depan yang berupa huruf. Kode plat kendaraan ini mengisyaratkan daerah asal kendaraan bermotor tersebut. 
Berikut ini daftar kode plat motor dan mobil dari berbagai daerah :
  1. A     = Banten
  2. AA  = Kedu
  3. AB  = Yogyakarta
  4. AD  = Surakarta
  5. AE  = Madiun
  6. AG  = Kediri
  7. B     = Jakarta
  8. BA  = Sumatra Barat
  9. BB  = Sumatra Utara
  10. BD  = Bengkulu
  11. BE  = Lampung
  12. BG  = Sumatra Selatan
  13. BH  = Jambi
  14. BK  = Sumatra Utara
  15. BL  = Aceh
  16. BM = Riau
  17. BN  = Bangka
  18. BP  = Riau Islands
  19. D    = Bandung
  20. DA  = Kalimantan Selatan
  21. DB  = Minahasa
  22. DC  = Sulawesi Barat
  23. DD  = Sulawesi Selatan
  24. DE  = Maluku Selatan
  25. DG  = Maluku Utara
  26. DH  = Maluku Timur
  27. DK = Bali
  28. DL  = Sangihe/Talaud
  29. DM = Sulawesi Utara
  30. DN = Sulawesi Tengah
  31. DR  = Lombok
  32. DS  = Papua
  33. E     = Cirebon
  34. EA  = Sumbawa
  35. EB  = Flores
  36. ED  = Sumba
  37. F     = Bogor
  38. G    = Pekalongan
  39. H    = Semarang
  40. K    = Pati
  41. KB  = Kalimantan Barat
  42. KT  = Kalimantan Timur
  43. L     = Surabaya
  44. M    = Madura
  45. N    = Malang
  46. P     = Besuki
  47. R     = Banyumas
  48. S     = Bojonegoro
  49. T     = Kerawang
  50. W    = Sidoarjo
  51. Z     = Tasikmalaya


Secara garis besarnya atau lebih mudahnya kita menebak (mengetahui) asal kendaraan kita mulai dari huruf di awal nomor kendaraan. Jadi misal kita menjumpai kendaraan dengan nomor plat BL 1234 A maka kita bisa menebak (mengetahui) bahwa kendaraan tersebut berasal dari Provinsi Aceh Kabupaten/Kota Banda Aceh.

Namun kita boleh jadi belum tahu dari kabupaten mana kendaraan tersebut berasal. Nah, ternyata kode huruf di belakang angka tersebut juga mengandung petunjuk dari wilayah mana kendaraan tersebut. Ini dia daftar rincian dari kode-kode tersebut.

PLAT WILYAH SUMATERA

* BL = Provinsi Aceh.
  1. Kota Banda Aceh (A / J)
  2. Kabupaten Aceh Besar (L / B)
  3. Kabupaten Pidie (P)
  4. Kabupaten Pidie Jaya (O)
  5. Kabupaten Aceh Barat (E)
  6. Kabupaten Aceh Jaya (C)
  7. Kabupaten Nagan Raya (V)
  8. Kabupaten Aceh Barat Daya (W)
  9. Kabupaten Aceh Tengah (G)
  10. Kabupaten Bener Meriah (Y)
  11. Kabupaten Bireuen (Z)
  12. Kabupaten Aceh Utara (K  Q)
  13. Kota Lhokseumawe (N)
  14. Kota Sabang (M)
  15. Kabupaten Aceh Selatan (T)
  16. Kota Subulussalam (I)
  17. Kota Langsa (D)
  18. Kabupaten Aceh Timur (F)
  19. Kabupaten Gayo Lues (H)
  20. Kabupaten Aceh Singkil (R)
  21. Kabupaten Aceh Tamiang (U)
  22. Kabupaten Aceh Tenggara (X)
  23. Kabupaten Simeulue (S)


* BB = Sumatera Utara bagian Barat (pesisir Barat)

* BK = Sumatera Utara bagian Timur (pesisir Timur)

* BA = Sumatra Barat.
  1. Sumatera Barat Kota Padang (A/  B/  R)
  2. Kota Pariaman (F)
  3. Kota Payakumbuh (M)
  4. Kota Padang Panjang (N)
  5. Kabupaten 50 Kota (C  X)
  6. Kabupaten Pesisir Selatan (G)
  7. dan Lain Lain
* BM = Riau
* BP = Kepulauan Riau
* BG = Sumatera Selatan
* BN = Kepulauan Bangka Belitung

* BE = Lampung
  1. Kota Bandar Lampung (A /B/ C  dan Y)
  2. Kota Metro (F)
  3. Kabupaten Lampung Selatan (D dan E)
  4. Kabupaten Pesawaran (R)
  5. Kabupaten Tanggamus (V)
  6. Kabupaten Pringsewu (U)
  7. Kabupaten Lampung Tengah (G dan H)
  8. Kabupaten Lampung Timur (N dan P)
  9. Kabupaten Lampung Utara (J dan K)
  10. Kabupaten Way Kanan (W)
  11. Kabupaten Tulang Bawang (S dan T)
  12. Kabupaten Tulang Bawang Barat (Q)
  13. Kabupaten Mesuji (L)
  14. Kabupaten Lampung Barat (M)
* BD = Bengkulu
* BH = Jambi



JAWA
Bantan, DKI Jakarta dan Jawa Barat.

* A = Banten : 
Kabupaten/Kota Serang  Kabupaten Pandeglang  Kota Cilegon  Kabupaten Lebak  sebagian Kabupaten Tangerang

* B = DKI Jakarta :
Kabupaten/Kota Tangerang  Kabupaten/Kota Bekasi(B-K**)  Kota Depok

* D = Kabupaten/Kota Bandung (Jawa Barat).
Kota Cimahi  Kabupaten Bandung Barat

* E = eks Karesidenan Cirebon :
  1. Kabupaten Cirebon (E – K*/L*/M*/N*)
  2. Kota Cirebon (E – A*/B*/D*/E*/F*)
  3. Kabupaten Indramayu (E – P*)
  4. Kabupaten Majalengka (E – U*/V*)
  5. Kabupaten Kuningan (E – Y*)
* F = eks Karesidenan Bogor :
  1. Kabupaten/Kota Bogor (F – A-R)
  2. Kabupaten Cianjur (F – W-Y)
  3. Kabupaten Sukabumi (F – U/V)
  4. Kota Sukabumi (F – S/T)
* T = Kabupaten Purwakarta
Kabupaten Karawang  sebagian Kabupaten Bekasi  Kabupaten Subang.

* Z = Tasikmalaya :
  1. Kabupaten Garut (D – F)
  2. Kabupaten/Kota Tasikmalaya (Z – H)
  3. Kabupaten Sumedang (A – C)
  4. Kabupaten Ciamis (Z – T/W)
  5. Kota Banjar (Z-Y*)
Jawa Tengah dan DI Yogyakarta
* G = eks Karesidenan Pekalongan:
  1. Kabupaten (G – B)
  2. Kota Pekalongan (G – A)
  3. Kabupaten (G – F)
  4. Kota Tegal (G – E)
  5. Kabupaten Brebes (G – G)
  6. Kabupaten Batang (G – C)
  7. Kabupaten Pemalang (G – D/M/W)
* H = eks Karesidenan Semarang:
  1. Kabupaten(H – C/L/V)
  2. Kota Semarang (H – A/G/H/R/S/X/W/Y/Z)
  3. Kota Salatiga(H – B/K)
  4. Kabupaten Kendal (H – D/M)
  5. [Kabupaten Demak](H – E)]
* K = eks Karesidenan Pati:
  1. Kabupaten Pati (K – A/S/H)
  2. Kabupaten Kudus (K – B/K/T)
  3. Kabupaten Jepara (K – C/V)
  4. Kabupaten Rembang (K – D/M)
  5. Kabupaten Blora (K – E/N)
  6. Kabupaten Grobogan (K – F/P)
  7. Kecamatan Cepu (K – N/Y)
* R = eks Karesidenan Banyumas:
  1. Kabupaten Banyumas (R – A/H/S/E)
  2. Kabupaten Cilacap (R – B/K/T/F)
  3. Kabupaten Purbalingga (R – C/L/V)
  4. Kabupaten Banjarnegara (R – D/M)
* AA = eks Karesidenan Kedu:
  1. Kabupaten (AA – B)
  2. Kota Magelang (AA – A/H/K/S)
  3. Kabupaten Purworejo (AA – C/L/V)
  4. Kabupaten Kebumen (AA – D/M/W)
  5. Kabupaten Temanggung (AA – E/N)
  6. Kabupaten Wonosobo (AA – F/P/Z)
* AB = DI Yogyakarta:
  1. Kota Yogyakarta (A/H/F)
  2. Kabupaten Bantul (B/G)
  3. Kabupaten Gunung Kidul (D/W)
  4. Kabupaten Sleman (E/N/Y/Q/Z/U)
  5. Kabupaten Kulon Progo (C)
* AD = eks Karesidenan Surakarta:
  1. Kota Surakarta (AD – A/H/S/U)
  2. Kabupaten Sukoharjo (AD – B/K/T)
  3. Kabupaten Boyolali (AD – D/M/W)
  4. Kabupaten Sragen (AD – E/N/Y)
  5. Kabupaten Karanganyar (AD – F/P/Z)
  6. Kabupaten Wonogiri (AD – G/R/I)
  7. Kabupaten Klaten (AD – C/J/L/Q/V)
Jawa Timur
* L = Kota Surabaya 
(kode nomor polisi L adalah satu-satunya kode nomor polisi yang hanya dimiliki oleh satu daerah setingkat kota/kab)

* M = eks Karesidenan Madura:
  1. Kabupaten Pamekasan  
  2. Kabupaten Sumenep  
  3. Kabupaten Sampang  
  4. Kabupaten Bangkalan

* N = eks Karesidenan Malang:
  1. Kabupaten (D-J)
  2. Kota Malang(A-C dan E)
  3. Kabupaten (L-N )
  4. Kota Probolinggo (P-R)
  5. Kabupaten (S U)
  6. Kota Pasuruan (V X)
  7. Kabupaten Lumajang (W-Z)
  8. Kota Batu (K)
* P = eks Karesidenan Besuki:
  1. Kabupaten Bondowoso (A-D)
  2. Kabupaten Situbondo (E-H)
  3. Kabupaten Jember(K-T)
  4. Kabupaten Banyuwangi (U-Z)
* S = eks Karesidenan Bojonegoro:
  1. Kabupaten Bojonegoro (A-F)
  2. Kabupaten/Kota Mojokerto  ,Kabupaten Tuban (G-H)
  3. Kabupaten Lamongan (J-L)
  4. Kabupaten Jombang (V-Z)

* W = Kabupaten Sidoarjo (P-T)  Kabupaten Gresik (A-G)

* AE = eks Karesidenan Madiun:
  1. Kabupaten (D-G)
  2. Kota Madiun (A-B)
  3. Kabupaten Ngawi (J-L)
  4. Kabupaten Magetan (M-P)
  5. Kabupaten Ponorogo (R-V)
  6. Kabupaten Pacitan(W / X / Y / Z))
* AG = eks Karesidenan Kediri:
  1. Kabupaten (D-J)
  2. Kota Kediri(A-C)
  3. Kabupaten(K-N)
  4. Kota Blitar(P-R)
  5. Kabupaten Tulungagung(S-T)
  6. Kabupaten Nganjuk(U-W)
  7. Kabupaten Trenggalek(Y-Z)
Bali dan Nusa Tenggara
* DK = Bali
* DR = NTB I (Pulau Lombok:
  1. Kota Mataram  
  2. Kabupaten Lombok Barat  
  3. Kabupaten Lombok Timur  
  4. Kabupaten Lombok Tengah.
* EA = NTB II Pulau Sumbawa:
  1. Kabupaten Sumbawa Barat  
  2. Kabupaten Sumbawa  
  3. Kabupaten Dompu  
  4. Kabupaten/Kota Bima.
* DH = NTT I Pulau Timor: 
  1. Kabupaten/Kota Kupang  
  2. Kabupaten TTU, 
  3. kabupaten TTS,  
  4. Kabupaten Rote Ndao)
* EB = NTT II Pulau Flores dan kepulauan: 
  1. Kabupaten Manggarai Barat  
  2. Kabupaten Manggarai  
  3. Kabupaten Ngada  
  4. Kabupaten Ende  
  5. Kabupaten Sikka  
  6. Kabupaten Flores Timur  
  7. Kabupaten Lembata  
  8. Kabupaten Alor.
* ED = NTT III Pulau Sumba: 
  1. Kabupaten Sumba Barat  
  2. Kabupaten Sumba Timur.

Kalimantan
* KB = Kalimantan Barat
* DA = Kalimantan Selatan  dipakai di seluruh Kalimantan sebelum pembagian provinsi
* KH = Kalimantan Tengah
* KT = Kalimantan Timur

Sulawesi
* DB = Sulawesi Utara Daratan 
  1. Kota Manado  
  2. Kota Tomohon  
  3. Kota Bitung  
  4. Kabupaten Bolaang Mongondow  
  5. Kabupaten Minahasa  
  6. Kabupaten Minahasa Utara  
  7. Kabupaten Minahasa Selatan  
  8. Kabupaten Minahasa Tenggara  
  9. Kabupaten Bolaang Mongondow Utara  
  10. Kabupaten Bolaang Mongondow Timur  
  11. Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
* DL = Sulawesi Utara Kepulauan 
  1. Kabupaten Kepulauan Sangihe  
  2. Kabupaten Kepulauan Talaud  
  3. Kabupaten Kepulauan Sitaro.
* DM = Gorontalo
DN = Sulawesi Tengah
DT = Sulawesi Tenggara
DD = Sulawesi Selatan
* DC = Sulawesi Barat

Maluku
DE = Maluku
* DG = Maluku Utara

Papua
* DS = Papua dan Papua Barat


Dengan demikian seperti contoh diatas maka BL 1234 A  adalah kendaraan yang berasal (terdaftar) di Provinsi Aceh dari Kabupaten/Kota Banda Aceh.

Selain kode awal plat kendaraan diatas, warna plat juga mempunyai arti juga terhadap jenis kendaraan. Warna hitam mewakili jenis kendaraan pribadi dan warna kuning mewakili kedaraan umum. Semoga ulasan mengenai tanda atau kode nomor plat kendaraan (baik motor maupun mobil) diatas dapat bermanfaat bagi kebaikan anda yang membutuhkan informasi mengenai kode plat kendaraan.
ANDA RAGU ===>> SILAHKAN ===>> MUNDUR

Ringkasan